Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2022

Kim ji yeong: born in 1982

Saya baru melihat film yang bertemakan mental health, judulnya Kim Ji Yeong, born in 1982. Saya tahu salah satu pemerannya yaitu Gong Yoo, sebagai suami Jiyeong. Saya merasa sedikit banyak related dengan film ini, makanya saya tertarik mereviewnya. Di Korea film ini banyak dibahas karena mengulas mental health perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Sumber: imdb.com Film ini berkisah tentang ibu rumah tangga yang mengalami depresi. Sebelum berumah tangga, dia bekerja kantoran. Jiyeong juga lulusan universitas bagus di Korea. Sejak menikah dan punya anak, dia cenderung lebih murung dan suram. Dia terlihat menarik diri dari masyarakat, di rumah mengurus anak dan melakukan rutinitas yang membosankan. Mengerjakan kegiatan rumah, mengurus anak, mengantarkan anak ke daycare. Jiyeong mengalami pergulatan batin antara menjadi ibu rumah tangga atau kembali bekerja. Dia bahkan sering tidak sadar berbicara sendiri hingga akhirnya diajak konsultasi psikiater oleh suaminya. Mulanya dia menolak untuk...

Pintar? Tidak?

"Kamu tidak bodoh dzila, hanya punya kesalahan dalam hidup" Sesi terapi dengan psikolog/psikiater selalu berulang dengan kalimat tersebut. Lumayan menenangkan karena itu masalah saya. Berulang kali saya berpikir saya bodoh di mananya, mengapa sering terjadi kesalahan berulang-ulang. Sebenarnya saya tidak mampu belajar karena sedang sakit. Kepintaran dan kebodohan menurut saya tetap hal yang relatif. Mungkin secara kasat mata bisa dilihat dari ranking, nilai atau IPK. Tapi tetap saja penilaian pintar dan bodoh itu sedikit membingungkan. Hanya saja saya berulang kali mendengar kata yang tidak enak untuk saya. Jujur saya down. Kepercayaan diri saya juga runtuh. Kata orang apalagi orang terdekat jelas terlanjur masuk. Katanya, hinaan atau kata orang masuk ke dalam hippocampus. Hippocampus adalah bagian dari sistem otak yang terletak dekat pusat otak. Jadi kadang-kadang kalau saya lagi diam, otak saya berputar sendiri seperti kaset mengulang kata-kata yang masuk.  Oh iya, masalah ...

Insecurity perempuan

Hampir semua perempuan pernah merasa insecure. Belakangan ini saya sering sekali merasa insecure. Rasa terlalu kurus, kurang cantik, muka kusam, masalah rambut. Akhirnya ketika belajar tidak muncul di layar zoom laptop karena malu. Melihat kaca saja lihat jeleknya muka sendiri. Sindiran orang sih sudah biasa. Karena saya tidak tahu kenapa dan tidak bisa saya kontrol. Yang saya penasaran adalah mengatasi rasa insecure ini agar lebih percaya diri. Kadang saya merasa cantik, tiba-tiba dikata sedikit saya langsung down sampai tidak mau keluar kamar. Hehe. Yang saya pikirkan tentu saja mengelola kata orang. Orang lain juga manusia yang memiliki kesalahan. Saya juga punya banyak kesalahan. Mungkin dengan latihan berteman bisa belajar kontrol emosi. Lumayan susah juga karena kadang muka dan emosi jalan sendiri sesuka hati. Hiks. Tapi kalau ingin bersosialisasi tentu harus berusaha mengatur emosi. Saya sih tidak mau jadi orang yang penyendiri dan tidak mau bertemu orang karena pundungan dan me...