Skip to main content

akhir-akhir ini. .

bazaar udah selesai 2 minggu yang lalu!
sisa sampah udah gak ada. .sisa dekor tinggal dikit lagi *styofoam teronggok di pojok kelas
tapi capek dan sakit abis bazaar gak ilang-ilang. .
sedih ih. .

udah seminggu ini keadan gak fit mulu. .
Padahal minggu kemarin sekolah gak full alias banyak pelajaran kosong. .tapi ga ada satu haripun yan bisa dipake istirahat. .
ada aja rapat atau apapun yang ngehalangin aku dari gak masuk sekolah. .
hari selasa ada acara dkm. .yg notabene aku jadi seksi konsumsi. harus ngurusin makanan buat guru-guru. .
jadi aku lumayan ngerahin tenaga buat bolak-balik pasar-sekolah buat nyari konsumsi. .
sering ujan. .dan aku males bawa payung. .
alhasil. .
beginilah. pilek-pilek dan demam di hari besoknya. .
rabu, gak bisa izin gak masuk. .ada ulangan kimia. sayang kan kalo sampe g masuk? daripada susulan. .
hari kamis imlek! senengnya. .akhirnya ada waktu buat istirahat seharian. .
tapi temen aku ngasih tau ada latihan karate. .OMG. libur2 nasional masih ada latian juga? minggu depan ada pertandingan sih. .jadi latiannya emang abis-abisan.
aku berhasil izin ke sensei dgn sukses. .santeee seharian!

tapi sehari libur belum berhasil ngilangin dan mulihin penyakit aku sepenuhnya.
virus flunya masih betah kayaknya di tubuh aku. Jadi aku masih sedikit menggiggil di sekolah pas hari jumat.
Jumat, pelajaran superduper gak penting, kecuali kimia. Jadi aku masuk aja deh. Lagian aku harus ngedit dan ngejilid proposal karate sama KIR. pulang dijemput, lumayan gak usah naik angkot selama satu jam dan panas-panasan sama 12 orang lain yg gak kukenal.
hari sabtu sama minggu?
jangan harap bisa istirahat. .latian karate gak berhenti donks
pastinya aku harus berterik matahari sambil nahan pusing-pusing di kepala.
gak berani sama sensei soalnya :)

yah . .emang sih flu itu bisa sembuh dengan cara. .
banyak istirahat sama minum obat (kata guru ngaji aku)
tapi kalau kayak gini. .gimana bisa istirahat?

skrg aja blm sembuh. .MPan sambil ngedit proposal lagi. .
YOSH.GANBATTE!

Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...