Skip to main content

english is quite difficult :)

I try to make my post in this blog in English. I just started by 2 post earlier, but suddenly I realized it's not easy to write in English. I have to think, is the grammar right? What is this word in English?

Actually my mother always support me to always using English anywhere, anytime. My father too. Since i was in junior high school, He got me to take an English course.

One day, My mother had an idea of using English in short message (sms). I thought it was a good idea. Maybe I could try it. So I agreed and did the plan.
But in fact, it was really difficult. It took a very long time to write a message to my mother. There was once I want her to pick me up at ssc (bimbingan belajar), so i planned to write a message to her. I wanted to ask where would she pick me up. But to write a message, it took about 15 minutes. There were many word that I want to translate, but I don't know that in English. When I sent the sms, my mother phoned me (and talk in Indonesian) so the sms that I had thought for a long time was completely useless. Since that time, I have decided not to write sms in English.

Many people say, in this globalization era English is very important. But, I have my own reason to write this blog in English. I know that no one will read this blog and say "wow-this-is-so-cool" or something like that. Actually I want to take a scholarship in Japan. There are some requirement to passed. One of them is getting 550 or higher in TOEFL. So I think write in Engish is very good to practice my English.

Ok, that's all my post today, you know writing this short post is make me tired. Gramatical error is all mine. Thank you. C U in the next post

Comments

siSAIIAH said…
i think you're briLLiant in engLish, honestLy...

Good luck to be a schoLar!
Nusaiba Adzilla said…
wew. thanks mia.

i was gettin afraid to start over this new things.

btw, i've read ur new post =)
gitadine said…
hey, it's cool to write things in english. actually, i usually get my ideas for my short stories (yes dzila, i do like to write stories if you didn't know it) in ENGLISH. hahahah.

you know, like, the conversations between the characters? they use english, not bahasa indonesia. haha.

i think, wow, we are so cool, dzil! :D

good luck with that! i'm thinking of going to a malaysian college, it's called SEGi. wish me luck!
Nusaiba Adzilla said…
Wow. yes it's so cool.
I'm looking forward to read your writing gita :D.
Keep on writing and I will support you.

I'm so excited just to think about this scholarship. It's called Monbukagakusho. But many people said that the test is very difficult.

You'll go to Malaysia? I'll miss u :(

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...