Skip to main content

love song

i don't know how, but i feel like i'm gonna sing this song all day.
the song is not new, it was in NEWS album "TOUCH" (is it right? i completely forgot). Yamashita Tomohisa (or we call him Yamapi) sang this song alone, as the others personal of NEWS did in this album.

YAMAPI-Love Song

Itsumademo isshou ni iyounette futari chikai attakedo
Futari no shiawasena jikan wa toki wo kizamu no yameta

Ima machigai ni kizuitemo boku no ayamachi wa kesukoto dekinai
Kimi no koto omouto itoshisade mune ga itaiyo

Itsuka moshimo mata guuzen dokokade aetara yarinaoseru nonara
Tatoe naniga okitatte hanashitari wa shinai
Kitto kimi yori mo iihito nante mou inai ima yatto kizuita
Dakara mou ichido boku no soba ni itekurenaika....

Me ga samete futto hidari wo mitemo kimi ga iruwake nante nai yone
Kimi no nukumori nokoru kono heya ni irarezu machi e to aruku
http://www.free-lyrics.org

Taekirenu kodoku no nakade mou kimi no koto shika kangae rarenai
Mou ichido dake boku no hontou no kimochi tsutaetaiyo

Dakara moshimo mata guuzen dokoka de aetara boku wa kimi ni iyuuyo
"Jibun katte de gomen ne kimi ga inakya damedayo"to
Aenai jikan ni kuzureta ai no bun dake kitsuku dakishimerukara
Konna wagamama na boku wo yurushitekurenaika....

Aenai jikan ni kuzureta ai no bun dake kitsuku dakishimerukara
Tatoe naniga okitatte hanashitari wa shinai
Kiito kimi yori mo iihito nante mou inai ima yatto kizuita
Dakara mou ichido boku no soba ni itekurenaika....

Soshite itsu no hika kimi to eien no ai no chikai wo
credit: www.free-lyrics.org

huaa.. i really love this song. I suddenly opened my old mp3 collection and found this song. And when i put it in my cell phone memory, i can't stand not to play this love song everyday.

i think the song really describe my feeling. hha

Comments

gitadine said…
actually, dzill...
i can't really read the lyric.
i can't read the font hahahah.

by the way:
TEGOPI IS WAAAY CUTER THAN YAMAPI!

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...