Skip to main content

schedule, for two weeks.

since there will be no posting from now until then (a long time maybe) because of many things especially UN which is just in 11 more days, I think this will be my lastest post in this month.

I have many important events, really-really important because some of them are about my future :D but some other is my favorite thing, IDOLA CILIK ^^ that now I can't stand a week without it.

April 11st:
there will be Pemantapan UN in my school, the subjects are biology and math.

April 12nd:
I'll be having try out for UN, in Bikasoga, sponsored by Telkomsel

April 13rd:
People said that Debo, the winner of idola cilik will be shooting for his video clip, "Bintang yang Bersinar" ! (excited)
Cakka Nuraga in Sinetron Dewi, RCTI 8 PM
there will be Ujian Praktek for English subject

April 14th:
study at home and maybe go to ssc to have additional lesson

April 15th:
same

April 16th:
Idola Cilik 2 at Dahsyat, 09.00-11.00 AM (belum pasti jugaa),
Launching Album Idola Cilik at Mall of Indonesia/Dufan.
Me and my friends will be praying together in school for UN, led by our school principal.

April 19th:
Launching Album Idola Cilik at RCTI, 3.30-5 PM

H-1 UN!!! D-1 UN!

April 20th:
UN first day, Biology and Indonesian Language

April 21st:
UN second day

April 22nd:
UN third day
Idola Cilik 2 at "OB shift 2" RCTI 03.30 PM

April 23rd:
UN 4th day, one day more to freedom!

April 24th:
UN 5th day, last! yeah! wuhuu.

April 25th:
Pekan Seni Pelajar SMAN 2 Bandung, Taman Budaya Jawa Barat
Announcement for Ujian Tulis UGM
Debo and Patton will be singing in AMI awards.

source: facebook.com, google.com, www.obietpanggrahito.ning.com

Comments

siSAIIAH said…
OMG!

u'r so busy!

u don't even spend a little of ur time for me!
X(

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...