Skip to main content

Kuliah studio

28 Januari 2011

Hari ini kami kedatengan dosen tamu. pagi tadi, pas kuliah studio proses.
siapakah dia.... ternyata beliau yang bernama pak Reza Firdaus ini berasal dari PU, atau kepanjangannya adalah pekerjaan umum. Apa sih Kementrian Pekerjaan Umum ini? mungkin bagi orang-orang yang berkecimpung di bidang planologi udah tau banget jobdesc dari PU, secara calon tempat kerja. hehe. Tapi jujur saya sendiri sebenernya kurang tau, yang saya tau PU ini bikin Rencana Tata Ruang gitu, kebetulan bapak saya juga kerja di sana.
Dimulailah kuliah, di hari Jumat yang masih pagi ditambah angin sepoi-sepoi dari AC di RSG plano lantai 6, saya agak menyangsikan bakal bisa dengerin 'ceramah' dari kuliah ini sampai selesai.
Tapi di luar dugaan, kuliah yang diberikan sangat menarik! saya yang biasanya ngeliat slide setengah jam ngantuk minta ampun bisa dengerin dengan seksama penjelasan dari pak Reza. Intinya di sini kita belajar tentang penataan ruang. Di kuliah studio emang kita belajar lebih ke aplikasinya, bukan cuma sekedar teori-teori.
Planner berperan penting di penataan ruang, terutama untuk pelaksanaannya. Planner membuat perencaan, yang merupakan bagian dari pelaksanaan di penataan ruang. Tapi, bukan semata-mata planner yang bekerja dalam penataan ruang. Mungkin kita bekrja dalam perencanaan, tapi untuk penataan ruang kita bekerja sama dengan berbagai stakeholder. Oleh karena itu, yang sering dikatakan sebelumnya sangat benar yaitu planner tidak dapat bekerja sendiri. Karena hubungan planner ini bukan kepada klien, tapi kepada pemerintah dan masyarakat. Dan banyak lagi yang diajarin, seperti cara membuat RTRW dan cara melakukan survei. Overall, kuliah ini seru dan sama sekali gak ngebosenin.
Dan di akhir kuliah ada kuis!! wow
kalau kuis biasanya hadiahnya uang atau apa deh, makanan misalnya ini hadiahnya buku. pertamanya pada kecewa -__-
Berkali-kali saya ngacung tapi selalu telat, sayang sekali saudara-saudara. Dan akhirnya ketika ada soal yang pertanyaannya kaya gini:
"Sebutkan 6 aspek yang harus ada di RTRW"
saya yang pertama ngacung dan saya bisa jawab! Seneng banget, gatau kenapa. gara-gara rebutan kali ya, haha. Dan ketika dikasih bukunya, judulnya adalah..... jeng jeng
Peraturan Pemerintah RI tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, isinnya pasal semua.
haha.

Pas pulang ke rumah, saya cerita ke bapak saya yang seorang planner juga, kalau tadi ada orang PU dateng ke kampus dan saya dapet buku karena jawab soal.
dan ternyata
"Eh buku itu juga bapak punya"
"..... tau gitu gak usah capek-capek jawab"

Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...