Oke, langsung ke topik. Saya, Nusaiba Adzilla, panggilannya dzila memang orang yang penakut. Penakut kenapa? Saya sendiri tidak tahu, saya tidak bisa di tempat yang gelap, sendiri, atau dekat dengan hal-hal yang berbau mistis. Saya sendiri ingin memperbaikinya, tapi tidak tahu bagaimana caranya. ahaha.
Beberapa hal yang terjadi karena saya penakut:
1. Gak mau tidur sendiri:
Saya punya kamar tidur sendiri. Kamar tidur saya cukup luas, di lantai 2. Awalnya tempat tidur saya di lantai 1, tapi karena nenek saya pindah ke Bandung maka kamar tidur saya dipakai oleh nenek saya. Jadi digunakanlah ruang belajar di lantai 2 sebagai kamar. Komposisi kamar: Di sisi kanan tempat tidur terdapat jendela yang besar, dan jendela itu bukan menghadap ke jalan, tapi menghadap ke sawah. Pintu kamar di dekat kasur dan menghadap ke lorong, dekat mushola. Lemari yang cukup tua, dan langit-langit yang atasnya loteng. Karena kamar saya agak 'menyeramkan' saya sendiri suka takut untuk tidur sendiri. Terkadang ada suara-suara aneh, yang akhirnya saya bangun dan lapor ke mamah saya, lalu gak bisa tidur lagi. Dan ujung-ujungnya saya baru tau kalau itu suara tokek. haha. Kejadian aneh yang sampai sekarang belum diketahui kejelasannya, adalah perilaku kucing saya di kamar saya. Saya tidur malam, dan terbangun jam 2 atau 3 pagi. Tiba-tiba di sebelah kasur saya, ada bela, kucing saya lagi duduk. Saya langsung ngeliat bela, dan ada kira-kira setengah jam bela duduk dengan posisi yang sama, dan melihat ke langit-langit. gak gerak-gerak. Besoknya saya bangun jam segitu lagi, dan bela duduk juga dengan posisi yang sama, dan melihat ke arah langit-langit yang sama. Tau gak kalau kucing dan anjing bisa melihat yang gaib? Mulai saat itu aku gak mau tidur sendiri di kamar.
2. Gak bisa nonton film horor
Saya mau nonton, sama teman smp. Berempat di Ciwalk, saya, Mia, Lily, Irine . Dibahaslah film apa yang akan ditonton. Tapi gak terjadi satu kesepakatan. Mia keukeuh mau nonton Incidious, Irine juga. Saya keukeuh gak mau nonton film horor, Lily juga. Akhirnya kita jadinya mau karaoke, daripada nonton gak bareng-bareng. Tapi ternyata karaoke tutup karena libur Isra' Miraj. Gak ada pilihan lain selain nontoon. Mia nanya: kamu beneran gak mau nonton Incidious dzil? Saya: Gak mauu!!!! Aku nonton film horor di rumah aja gak bisa tidur gimana nonton di bioskop. Gak bisa tidurnya lama nanti. Dan akhirnya kami pisah bioskop: Saya dan Lily nonton Beastly yang genrenya romance, Irine dan Mia nonton Incidious yang genrenya horor. Kalau dipikir-pikir gak lucu banget sampai pisah bioskop gara-gara takut. Tapi mau gimana lagi....
3. Takut pulang sendiri
Ini lebay atau apa, tapi memang kejadian. Saya kuliah di ITB. ITB sebenernya gak serem-serem amat. Tapi memang ada beberapa cerita mistis di sana. Seperti tukang baso di lantai 5 arsi, lift PAU yang 'full' padahal yang naik cuma sendiri, dll. Yang berpengaruh pada saya, cerita tentang pohon yang ada di Jl. Ganesha, yang dekat jalan Skanda. Jadi di situ ada pohon, yang konon ada boneka beruangnya. Dan ada kejadian2 aneh di sana. Gitu. Kebetulan saya kalau naik angkot harus di kebun binatang. Jadi sebenarnya harus lewat situ. Saya gatau kenapa takut banget dengan hal-hal seperti itu. Udah deh, fix. Gak bakal lewat situ kalau lebih dari jam 6 maghrib. Dan sialnya, di kampus banyak banget kegiatan, yang mengharuskan pulang selalu lebih dari jam 6, apalagi saya gak ada teman ke arah rumah. Akhirnya saya punya solusi, untuk menghindari pulang lewat jl. Ganeca, saya lewat lapangan sipil. Dan baru-baru ini saya diceritain sama Deyun, temen saya kalau di lapangan sipil banyak hantunya, di pohon. Dan perasaan saya langsung, -_______- saya harus pulang lewat mana?? Akhir-akhir ini saya jadi pulang lewat boromeus dan gelap nyawang yang jalannya jadi jauh. Mudah-mudahan di sana gak ada cerita juga...
Comments