Skip to main content

Lebaran 2011


Happy Eid Mubarak 1432 H :)

lebaran kali ini berupa rangkaian yang panjang, seru, menyenangkan, pertemuan dengan saudara, dll.

bermula dari

29/08/11

Lebaran sebelum-sebelumnya, kami selalu mengikuti Arab Saudi. Di Arab Saudi sudah pasti selasa lebarannya, namun berbeda dengan Lebaran sebelumnya, mamah diberitahu oleh ustadz (yang jago astronomi juga) kalau seharusnya mengikuti pemerintah. Pemerintah adalah pemimpin kita, dan ketika ada sesuatu yang belum diketahui harus diputuskan secara ijtihad, berupa pertimbangan yang dilakukan oleh ahli Islam, di Indonesia melalui sidang Ishbat. Karena itu kami sekeluarga memutuskan untuk menunggu keputusan sidang Ishbat untuk tahu lebaran kapan.
Jam 7 malam, sekeluarga duduk di depan TV. menunggu sidang ishbat. rasanya kaya lagi nobar apa gitu, sekeluarga kumpul, deg2an, sambil diskusi tentang lebaran kapan. Pas lagi nonton mamah bilang "kalau lebaran besok semua bikin ketupat ya malem ini" my god, kalau bener besok, semua orang begadang. saya pikir. Dan sekitar jam setengah 9 malam, diputuskan kalau lebaran rabu, bukan hari selasa besok karena memang hilal belum terlihat dengan pengamatan astronomi. Mamah langsung sibuk telfon saudara-saudara yang asalnya mau datang besok. Bapak bilang besok masih Ramadhan, tahajud sama ibadahnya jangan lupa ya. Kita santai2 aja, kalau lebaran besok hayu, kalau lusa puasa lagi.

30/08/11

Puasa hari terakhir. bikin ketupat all day long

31/08/11


Alhamdulillah hari Lebaran tiba, bangun tidur langsung nyomotin kue-kue kering di rumah. Kalap makan. Sarapan pake ketupat dan sambal gore
ng. Kata Bapak solat ied jam 7, di lapangan tenis. Maka dari itu kita semua santai, krn udah bangun dari jam 5 kurang. Semua pakai baju lebaran, seragam kemeja sama kerudung kotak-kotak. haha. Berangkatlah jam 6 lebih 15, dan di jalan Mamah sempet-sempetnya foto pake kamera SLR. Bapak bilang "nanti aja foto-fotonya nanti telat". Mamah bilang "nanti kalau udah pulang cahaya mataharinya gak bagus, lagian masih lama solat idnya." Bapak nurut, kita foto-foto dulu akhirnya :3 sampai lapangan tenis, jam setengah tujuhan, kenapa udah ga ada takbiran, kenapa udah ada takbiratul ikhram, jangan-jangan udah mulaii dan benerlah udah mulai rakaat 1, kita semua lari-lari sekitar 500 m, dan udah telat beberapa takbir. Semua lepas sepatu, gak pake koran, langsung gelar sejadah, gak pake mukena (kecuali saya yg sempet pake mukena dulu) dan langsung ikut solat ied. Ternyata bapak salah info, bukannya mulai jam 7 tapi setengah 7. Untung masih keburu, sayang sekali kalau sholat iedul fitri yang setahun sekali kalau sampai kelewat. Coba kalau tadi foto 2x lagi udah aja....
Pulang, banyak saudara yang jarang ketemu, makan makanan yang cuma bisa dimakan setahun sekali. ngobrol, makan lagi, main UNO, makan lagi, makan, makan. Lebaran = silaturahmi dan makan. Alhamdulillah ya


1/09/11
Lebaran hari ke 2. ke jakarta, silaturahmi ke saudara-saudara di sana. Berkunjungnya 2 jam, setelah itu jalan-jalan. Ke bakmi GM, GI beli crispy creme dll. Makan like a queen, dan berpikir naik berapa kg di sinii. huhu. Nginep di hotel sekitar sana.

2/09/11
Masih di Jakarta, dan makan dengan lebih kalap lagi. haha. Pagi-pagi sarapan di BK dan dengan randomnya naik transjakarta sekalian keliling Jakarta. tau-tau udah sampai kota tua, lalala. Tapi di sana kotor, kata bude yang bersih-bersih lagi liburan.

3/08/11
Bandung finallyyyyyy, akhirnya rangkaian Lebaran berakhir, mulai puasa bayar dan mamah mulai puasa syawal. Bismillah. Masih seminggu lagi liburaaaaaaan, mau dinikmati dengan jalan-jalan sama temen SMA :D karena temen kuliah lagi pada liburan hehe.

Yak, sekian. :D




Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...