Skip to main content

ujian terasik sedunia

hari ini adalah uas pertama di semester 5. Sebut saja mata kuliahnya pariwisata. Dari hari sebelumnya kami mahasiswa kuliah tsb sudah dapet jarkom. isinya:

Besok ujian parwis jam 9 di lantai 6 pwk, bawa laptop yang baterenya kuat 2 jam.

pas nerima jarkom itu emang ada yg aneh, yak tentang laptopnya. dari awal masuk kuliah jam 7 (ada kuliah tekev) udah pada nanya2 kira-kira buat apa? laptop dengan batere 2 jam. Ada yang bilang mungkin open slide. Tapi slide kuliah gak ada yang dikasih satupun. Buat jaga-jaga laptop aku udah dicharge semaleman ditinggal tidur. Jadi baterenya full. Di kelas tekev orang-orang pada ngecharge laptop, buat siap-siap uas parwis yang entah buat apa. Shesa dateng-dateng panik, baterenya habis, katanya kalau dicharge full juga cuma bisa setengah jam.

Datanglah waktu ujian. Jam 9. tapi kami kelas genap masih kejebak di kelas tekev (kuliah sebelumnya). Baru bisa keluar jam 9 lewat 10. Sampai di lantai 6 bapaknya udah siap uas.

Udah nih, semua orang pasrah. Kebanyakan belum belajar kayaknya. Termasuk aku. Bahan kuliahnya sedikit dan lagi banyak tugas. Dimulailah. Dan bapaknya bilang gini:

“Semua bawa laptop kan? Buka laptopnya, kerjain ujian di laptop masing-masing. ujiannya open book”

“Yang bisa internet boleh browsing, tapi gak boleh copy paste kalau copy paste saya bakal tau dengan software khusus”

software khusus apa ya? -__-

“Boleh tanya temen, tapi gak boleh yang sekelas dan lagi ujian, nanti ngeganggu.”

wuaaa. semua ribut.

“Tapi kalau nanya hanya boleh lewat TELEPON”

ajaib banget, ujian boleh googling, open book, boleh nanya temen via telepon, diketik di microsoft word.

Alhasil semua orang ribut ngetik jam 9-11. Entah apa yang ditulis.

Yang pasti jawabannya panjang, karena ada soal yang pertanyaannya gini: “Tuliskan SEMUA materi kuliah yang didapat selama kuliah pariwisata”

ada juga pertanyaan

“Apa yang bisa didapat dari video yang diputar saat kuliah?”

ajaib soalnya, cara ngerjainnya juga ajaib, ngumpulinnya? ajaib juga.

Jadi udah jam 11, terus bapaknya bilang siapa yang udah? “Kalau sudah dikumpulin di flashdisk ini”

Dari sekitar 40 orang, semua hasil ujian yg berupa file dr 40 laptop harus dikumpulin di 1 flashdisk, hasilnya? lama bangeet. Bapaknya sampai bilang, “Lama ya, harusnya ada 5 flashdisk buat ngumpulin”

Karena proses memasukan file ke 1 flashdisk dan diputar ke tiap orang sampai setengah jam belum selesai2, akhirnya ada yang inisiatif dikirim ke email bapaknya, terus bapaknya ngebolehin. Alhasil ada satu orang yang ngumpulin banyak ujian buat dikirim dalam 1 email

asik banget deh. baru sekali ada ujian kaya gini.

Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...