Skip to main content

Malaysia Day 1: Bintang Walk - KLCC

Perjalanan ke Malaysia ini sudah cukup lama sekitar bulan Januari. Seperti biasa, kami naik pesawat promo (langganan!) haha. Peserta dari jalan-jalan kali ini adalah aku, adik aku, bapak dan mamah, jadi berempat. Kali ini tujuan kami adalah ke dua kota di Malaysia yaitu Kuala Lumpur dan Malaka. Kebetulan saya punya dua sahabat yang sedang kuliah di Malaysia, Hanna dan Adine. Jadi di sana kami janjian untuk ketemu dan jalan-jalan.
Kami menginap di Kawasan Bukit Bintang, di sana cukup banyak budget hotel dengan kualitas yang cukup baik. Di kawasan Bukit Bintang, pedestriannya dinamakan Bintang Walk. Di sekitar Bintang Walk merupakan pusat perbelanjaan, sepanjang jalan adalah mal, dan di pedestriannya banyak kafe-kafe untuk duduk-duduk dan ngopi cantik, hehe. Toko-toko di sana mulai dari H&M, Bodyshop, Uniqlo hingga barang-barang branded. Pokoknya ini semacam surga belanja buat orang-orang yang shopaholic :p
Dari Bintang Walk, kami berjalan ke Pavillion Mall, awalnya saat itu kami belum punya plan akan kemana, karena hari ini kami baru sampai Malaysia.
 Bintang Walk! Glamorous place

Ternyata dari Pavillion Mall ada jalan menuju KLCC (Kuala Lumpur Convention Center), kami tahu dari penunjuk arahnya. Kami berjalan mengikuti petunjuk, sekitar 20-30 menit, cukup jauh juga tapi karena melewati semacam bridge indoor dan tidak panas, jadi kami jalan pelan-pelan agar tidak capek. Sampai ke luar dari KLCC, ada KLCC park, dan dari KLCC park terlihat Petronas! Kami tidak berniat masuk ke Petronas karena kurang tertarik dan harus bayar untuk naiknya :p Jadi impian untuk foto-foto dengan Petronas tercapai dengan foto di KLCC park :)

view ke Petronas dari KLCC Park seperti ini :)

KLCC park ternyata sangat menarik, karena terletak di tengah kota dan luas sekali. Di taman itu ada track joggingnya dan terlihat banyak yang sedang berlari sore. Kami berjalan lagi dan menemukan taman bermain juga untuk anak-anak, menarik sekali! dan tidak jauh dari taman bermain ada kolam di mana banyak orang berkumpul di pinggir kolam untuk bersantai.
berasa masa kecil lagi :) Public place yang lengkap untuk keluarga! Anak-anak bisa main di sini

Kolamnyaa :)

Setelah puas berjalan-jalan di taman, kami pulang, melewati jalan yang sama dan keluar melalui Bintang Walk. Bintang Walk tidak pernah sepi, bahkan makin ramai pada saat malam dimana orang makan dan berbelanja.
Petronas di malam hari, masih dari KLCC Park

Bintang Walk di malam hari

Akhirnya perjalanan hari pertama selesai! Karena kami juga baru dari perjalanan dari Bandung, maka perjalanan hari ini sudah cukup, untungnya hotel kami di tempat yang strategis sehingga hari pertama dapat dicapai dengan berjalan kaki :)

Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...