Skip to main content

Mengapa kita harus minum air

Di antara selingan-selingan blog tentang jalan-jalan ke Malaysia dan ke Korea yang belum terselesaikan, aku ingin sharing tentang informasi yang aku dapat air. Aku sempet berpikir kalau blog ini lebih baik untuk informasi bagi orang yang mau jalan-jalan, tapi karena ini dari awal blog random, yasudah deh :)

Berawal dari baca buku yang judulnya air (F.Batmanghelidj, M.D) dan mamahku yang selalu wanti-wanti supaya banyak minum air, dan yang dimaksud di sini adalah air putih. Kenapa? Bukannya kita juga setiap habis makan selalu minum. Ada 46 alasan penting mengapa tubuh membutuhkan air ternyata, dan ini aku sebutkan 5 di antaranya, jadi untuk lebih lengkapnya bisa beli bukunya:
1. Tanpa air, tidak ada yang hidup
2. Kekurangan air pertama-tama menekan dan akhirnya membunuh beberapa aspek tubuh
3. Air adalah sumber utama energi
4. Air mencegah kerusakan DNA dan membuat mekanisme perbaikannya lebih efisien sehingga lebih sedikit DNA abnormal tercetak
5. Air adalah pelarut utama bagi semua makanan, vitamin dan mineral

Beberapa waktu lalu aku sakit demam disertai batuk dan pilek, memang aku orangnya agak sering sakit. Waktu SMA aku bolak-balik ke dokter untuk minta surat dokter, dan selalu dapat obat banyak banget, sampai aku bosan makan obat. Kuliah juga beberapa kali aku sakit, terutama kalau habis capek dan perjalanan jauh. Kemarin, aku demam lumayan tinggi, setelah pergi ke kebun di padalarang seharian dan dilanjutkan lembur di kantor. Selama itu mamahku selalu menyuruhku untuk minum air yang banyak, dan makan buah. Alhamdulillah di hari keempat aku sudah lumayan sembuh, padahal sempat dikira gejala typus. Setelah lulus kuliah dan tidak perlu surat dokter lagi untuk absen, memang aku menghidari untuk sering ke dokter, katanya juga jika tiap sakit (kecil) selalu minum obat, kekebalannya justru akan berkurang. Salah satu dari penyebab penyakit juga karena dehidrasi, jadi dengan banyak minum air, dan tentunya dengan makan makanan sehat penyakit bisa berkurang.

Tanya: Berapa gelas air yang harus diminum setiap hari?
Jawab: Dalam Oprah Guide of Life, disebutkan bahwa kita tidak harus minum 8 gelas dalam sehari, melainkan kapanpun kita butuh. Olahragawan yang melakukan aktivitas yang berat tentu membutuhkan lebih banyak air daripada orang yang bekerja di kantoran. Seringkali orang tidak tau kapan tubuh membutuhkan air, biasanya yang dilakukan adalah menunggu sampai haus, sehingga minum hanya ketika sudah haus. Padahal mulut kering adalah pertanda terakhir dehidrasi dalam tubuh.
Tanya: Apa saja yang terjadi jika dehidrasi?
1. Otak tidak akan berfungsi normal
2. Penyebab penyakit-penyakit seperti stroke, stress
3. Peningkatan kolesterol darah, mata kering dan panas, dll

Ternyata kalau kita minum teh, kopi dan alkohol, bukan memenuhi kebutuhan air. Padahal di banyak waktu makan, yang menemani adalah minuman lain, terutama yang berasa selain air putih. Hal ini adalah kesalahan mendasar, terutama bagi tubuh yang menghadapi masalah sehari-hari. Teh, kopi dan alkohol memang mengandung air, tetapi juga mengandung bahan yang mendehidrasi seperti kafein. Alih-alih memenuhi kebutuhan, air yang dikeluarkan justru lebih banyak dibanding dengan yang diminum. Hal ini juga bisa menimbulkan dehidrasi.

"Anda tidak sakit, anda hanya kekurangan air!" F. Batmanghelidj, MD

Comments

hallinadolny said…
This comment has been removed by a blog administrator.

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...