Derita kuliah setahun, semua serba cepat. Kuliah umum 3 bulan, spesialisasi 3 bulan. Sisanya tesis selama 6 bulan. Survey untuk tesis? 3 minggu. Rasanya semua serba kilat. Baru sampai Belanda, sekarang sudah setengah tahun tinggal di sini. Saatnya memulai tesis di awal bulan april setelah ujian kuliah spesialisasi.
Tesis saya mengenai manajemen proyek Teras Cikapundung. Seperti tugas akhir saya dahulu, saya mengambil studi kasus di Bandung lagi, karena saya tinggal di sini. Meski sekarang bedanya menulis dengan bahasa Inggris dan standarnya harus master's degree. Jadi lumayan juga harus berjuang dalam tata bahasa dan materinya.
Mungkin ini bisa jadi motivasi untuk terus mengerjakan tesis. Semoga bisa selesai dan lulus tepat waktu, lalu kembali ke tanah air. Aamiin
sumber: foto pribadi
Tiap universitas berbeda-beda sistemnya. Di sini ternyata setiap bab ada deadline pengumpulannya. Berbeda dengan kuliah saya sebelumnya waktu S1, kita sendiri yang mengatur jadwal untuk menyelesaikan setiap babnya. Saya dulu termasuk cepat menyelesaikan tugas akhir, hanya setengah tahun. Alasannya, karena saya stres, jadi pengen cepat menyelesaikannya haha. Jadi saya cukup rajin dalam bimbingan dan konsisten mengerjakan tesis. Untuk tesis, batasannya dua bulan dari jadwal pengumpulan normalnya. Sekarang sistemnya ada batasan waktu untuk submit setiap bab online, dan ada colloqium (semacam presentasi progres) sebanyak 4 kali! Jadi tidak ada alasan untuk belum selesai menulis atau malas. Karena sudah ada waktu untuk mensubmit dan harus dipresentasikan agar mendapat feedback.Mungkin ini bisa jadi motivasi untuk terus mengerjakan tesis. Semoga bisa selesai dan lulus tepat waktu, lalu kembali ke tanah air. Aamiin
Comments