Hari ini adalah hari keempat puasa di sini, Rotterdam Belanda. Puasa di Belanda cukup lama dibandingkan dengan Indonesia, karena saat ini sedang summer. Saya harus sahur sebelum jam 3 karena subuh jam 3 pagi, dan buka puasa setelah jam 10 karena maghrib jam 10 malam. Puasa di sini juga lumayan berat awalnya karena belum terbiasa, dan semua orang juga makan dan minum seperti biasa. Bagi saya, yang paling berat adalah sahur, karena selain masih kenyang juga sangat sulit untuk terjaga sampai jam 2 pagi. Dari empat hari saya sudah puasa di sini, hanya dua kali saya berhasil sahur haha. Ketika buka, saya masih kalap dan ingin makan semua hal. Sehingga saya merasa kenyang dan tidak ingin makan lagi. Lalu saya juga
morning person, jadi susah sekali untuk begadang dan cepat ngantuk. Biasanya jam tidur saya jam 10 haha, tapi karena summer saya biasa tidur jam 12 atau jam 1. Kemarin saya memutuskan untuk tidur sebentar dan sudah menyetel alarm, tapi selalu ketiduran setelah lewat subuh.
Karena tempat kuliah saya sangat internasional, teman-teman saya sangat beragam dari berbagai negara. Yang cukup banyak dari afrika dan negara-negara asia, karena beberapa beasiswa memberikan khusus untuk negara berkembang. Mereka umumnya penasaran tentang puasa, dan mereka sangat kaget ketika tahu saya tidak makan dan minum selama 19 jam haha. Bahkan ada teman saya yang mencoba untuk tidak makan sampai siang, dan katanya tidak sanggup. Ketika ada teman saya mau makan, ia juga minta izin dahulu kepada kami yang puasa,dan kami bilang tidak apa-apa. Oh ya biasanya mereka menanyakan mengapa harus puasa, lalu kapan boleh makan, dan saya coba jelaskan sebisanya.Untungnya saya puasa di Belanda hanya sekitar seminggu karena saya akan pulang ke Indonesia.
Suatu hari sebelum puasa tetangga kamar saya di dorm mengajak untuk makan malam bersama. Namun karena sibuk, akhirnya baru sempat ketika sudah mulai Ramadhan. Saya bilang, kalau saya puasa sehingga baru makan setelah
sunset, yang di sini baru jam 10 malam. Ternyata mereka sangat semangat dan menawarkan untuk berbuka puasa bersama. Saya juga senang karena berbuka puasa sendiri juga sepi. Akhirnya saya masak sederhana (sebenarnya gak bisa masak), dan mereka juga masak dan membawa masakannya untuk berbuka puasa di kamar saya. Senangnya punya teman yang baik dan sangat toleransi beragama.
 |
| buka puasa hari pertama makan di Restauran Mediterania |
 |
| nasi goreng, tempe, lumpia, dan juga nasi tuna ~ |
 |
| teman-teman :) |
Comments