Sejak dahulu saya suka sekali kuliah planologi. Meski saya orangnya introvert, saya berusaha mencari passion apa di hati saya. Ternyata saya menemukan passion saya di tata kota. Pertama masuk ITB, takdir saya masuk planologi. Saya sempat kikuk juga sih dengan kuliahnya. Harus bertemu banyak orang, wawancara terus menerus, kuesioner. Lelah terasa juga ya. Alhamdulillah badan kuat.
Allah baik memberi saya kesempatan kuliah master degree di Belanda. Saya pernah menulis di blog saya mengenai perjuangan S2 saya di Belanda. Cukup berat perjuangannya. Alhamdulillah otak saya masih sampai kuliah di sana. Saya cukupkan saja sampai master degree. Saya juga masih semangat untuk melanjutkan pekerjaan dan kuliah di planologi. Mungkin perlu adaptasi karena saya sudah lama tidak kuliah planologi. Jurusan lain jelas saya tidak mengerti. Tidak mengerti juga tidak apa-apa. Kan bisa tanya orang lain atau cari pertolongan orang.
Kuliah kerja panjang di bidang yang sama kadang membuat saya bosan, selama tahunan saya rehat dan coba coba buka bisnis, belajar ini itu tapi tidak jelas juga. Mungkin untuk menjadi jelas memang harus mengerti passion apa di hati saya. Kadang berdesir kesana dan kesini.
Semoga rezeki saya bisa menjadi ibu yang berdaya dan berbagi ilmu dengan orang lain.
Comments