Skip to main content

membeli buku second di aplikasi Carousell

Saya adalah seorang avid reader, yang memiliki antusiasme tinggi dalam membaca. Saya punya budget per bulan untuk membeli buku, karena selalu ada buku yang ingin dibeli. Dulu saya sering melipir ke toko buku yang paling terkenal di kota saya untuk sekedar melihat-lihat buku atau membeli satu dua buku yang diinginkan.

Sekarang, zaman sudah berubah. Saya cenderung membeli buku melalui online karena lebih praktis dan diantar sampai rumah. Bahkan sekarang saya bisa membeli buku bekas melalui aplikasi juga. Gimana caranya ya?

Bermula dari saya instal aplikasi carousel untuk menjual beberapa barang bekas saya. Saya menjual barang bekas seperti baju, skincare hingga perlengkapan anak yang tidak terpakai. Tapi belakangan ini saya sering menjual buku bekas saya, karena beberapa kali saya membeli buku yang kurang cocok, jadi saya jual saja di Carousell. 

Saya sering ingin membeli buku impor karena banyak yang bagus isinya. Tapi harganya lumayan mahal dan saya belum bisa membelinya. Alhasil saya cuma masukan ke wishlist buku-buku impor tersebut dan tidak bisa terbeli selama berbulan-bulan. Karena kadang ada yang sangat ingin saya baca, akhirnya saya cari alternatif antara sewa atau beli bekas. Akhirnya pilihan saya jatuh pada beli bekas saja.

Untuk membeli di Carousell, awalnya saya ragu karena takutnya kualitasnya kurang bagus. Bagaimanapun saya ingin membeli buku yang masih bagus kondisinya. Tapi saya beranikan diri untuk membeli.

buku yang kubeli di Carousell
 

Beberapa waktu lalu saya membeli dua buku melalui aplikasi ini, dan ternyata dapat harga yang murah dan kualitas seperti buku baru. Cara yang dilakukan untuk membeli buku di sini yaitu:

- cari buku yang diinginkan melalui kolom search

- tawar harga yang diinginkan dan tunggu sampai direspons oleh penjual

- kontak penjualnya, lalu berdiskusi tentang cara mengirim buku (dengan kurir apa, ongkos kirim, dll)

- setelah deal, maka kita bisa transfer sesuai dengan harga yang dinego

- buku akan dikirim oleh penjual, dan ketika sampai kita akan bisa segera membacany

Jujur saya senang bisa membeli buku second, karena saya benar-benar menghindari bajakan. Rasanya tidak nyaman dan gelisah, lebih baik beli yang bekas tapi original. Jika sedang ada rezeki untuk membeli buku impor yang saya inginkan,  saya juga beli asli di e-commerce. Semoga informasinya bermanfaat ya.. Dan selamat hunting buku yang diinginkan di carousell :)




Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...