Frugal living dapat diartikan sebagai gaya hidup hemat atau sederhana di mana seseorang berusaha untuk mengelola pengeluaran mereka dengan bijaksana, memprioritaskan kebutuhan yang penting. Selain itu, gaya hidup ini juga dilakukan untuk menghindari pemborosan pada hal-hal yang tidak diperlukan. Untuk melakukan gaya hidup frugal living, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengupayakan penghematan.
Aku akan menceritakan mengenai pengalamanku dalam hidup sederhana.
Karena aku sudah punya anak, maka kebutuhanku semakin banyak. Belum lagi biaya
hidup dan pendidikan semakin tinggi. Karena itu aku berlatih untuk hidup secara frugal
living. Memang lumayan sulit awalnya, apalagi aku suka jajan dan belanja
online. Rasanya ingin menghabiskan uang untuk belanja hal yang tidak perlu.
Cara pertama, aku mencoba menabung uang bulananku di awal
bulan. Jika menabung sisa uang, aku tidak akan pernah bisa menabung. Lebih baik
menabung di awal sehingga uang akan tersimpan dengan baik. Apalagi di jaman
serba mudah ini, dimana belanja online hanya tinggal klik. Apabila uang telah
ditabung, aku tidak tergoda untuk menghabiskan uang untuk belanja.
Selain itu, aku juga berusaha mengurangi belanja online dan
jajan. Aku memiliki pos pengeluaran untuk kebutuhan dan keinginan. Untuk
keinginan, aku hanya batasi untuk jumlah tertentu. Biasanya aku belanja
keinginanku di awal bulan saja. Yang paling sulit jika ada diskon. Rasanya
ingin belanja semua barang. Saat itu aku melihat apakah ini kebutuhan atau
keinginan. Jika hanya keinginan, bisa diundur ke awal bulan atau jika ada rezeki
lebih. Atau bisa diuninstall sementara e-commercenya.
Selain belanja, yang bisa dihemat adalah transportasi dan
jajan. Karena aku tidak bisa naik mobil, maka aku selalu menggunakan
transportasi umum jika sendiri. Beruntung sekarang ada ojek online, yang
memudahkan untuk pergi kemana-mana. Tarifnya pun cukup terjangkau. Jika ada
promo, bisa lebih hemat. Hanya harus rela berpanas-panasan di siang hari. Tapi
karena aku ingin hidup hemat, aku makin terbiasa naik ojek online.
Kebiasaan jajan pun aku kurangi agar lebih hemat. Caranya,
saldo e-money aku isi tidak banyak hanya untuk ongkos. Jujur, jika ada sisanya aku
sering pakai untuk jajan. Selain itu, aku berusaha untuk menyetok makanan di
rumah. Baik itu kue jadi atau frozen food. Belakangan ini aku juga mulai
belajar masak. Sehingga tidak kalap untuk jajan secara online hanya karena lapar.
Frugal living memang belum jadi gaya
hidupku sepenuhnya, tapi aku berusaha menghemat dengan caraku sendiri. Aku
senang jika bisa menabung dan di masa depan uangku akan lebih aman. Hidup hemat
memang banyak manfaatnya dan akan terasa di kemudian hari.

Comments