Saya pertama kali naik pesawat dengan Air Asia ke Padang ke rumah saudara pada tahun 2011. Saat itu saya sedang kuliah, tingkat 2. Sebelumnya saya pikir naik pesawat hanya mimpi, apalagi tiket pesawat saat itu mahal sekali. Dan sampai saatnya pertama kali saya bisa naik pesawat, saya merasa terharu karena akhirnya bisa merasakan sibuknya aktivitas di bandara, ketegangan ketika bagasi ditimbang, melewati security kembali hingga akhirnya naik pesawat. Setelah pulang dari Padang, saya masih tidak tahu kapan akan naik pesawat lagi.
![]() |
| bersemangat setelah naik pesawat pertama kalinya :) |
Saya bersyukur memiliki keluarga
yang senang jalan-jalan, berpetualang dan mencari tempat-tempat baru. Karena saya
selalu pergi dengan mereka dan selalu menyenangkan pergi dengan orang-orang
terdekat, meskipun personil yang berangkat selalu berbeda-beda. Perjalanan
tersebut memberikan pengalaman baru, excitement tersendiri dan keahlian
merencanakan perjalanan, mulai dari iterinary, hotel dll karena kami selalu
jalan-jalan sendiri tanpa tour.
Singapura, 2012, pertama kalinya
pergi ke luar negeri. Saya senang sekali bisa jalan-jalan ke luar negeri
pertama kalinya. Jadi ceritanya, mamahku mulai belajar beli tiket promo, dan
pesan tiket ke Singapore untuk mamahku, saya dan adikku, dan juga dua tetangga
kami. Bareng ibu-ibu tetangga, jadi lucu jalan-jalannya. Dari yang paling
ingat, kami ke Mall-mall dan ke Orchard road, naik perahu di Clarke Quay, dan
foto-foto di Merlion Park. Achievement yang cukup baik buat kami yang pertama
kali jalan-jalan ke luar hehe. Mungkin 60%nya jalan-jalan di mal karena masih
excited.
Tahun 2013 bisa dibilang tahun
yang paling menyenangkan. Tahun jalan-jalan dengan bisa pergi ke tiga negara,
dan selalu, naik Air Asia. Mulai dari negara yang terdekat, Singapore, sampai yang lumayan jauh dengan 8
jam perjalanan, ke Korea. Mulai dari yang sangat direncanakan dan yang super
mendadak. Pemesanan tiket selalu mudah, dan harganya masih affordable dibanding
dengan maskapai penerbangan lain.
Malaysia, Januari 2013, beda
personil, kali ini dengan Bapak, karena awal tahun kerjaan bapak belum terlalu
sibuk. Oh ya, yang membuat perjalanan ini paling ditunggu adalah karena tiket
pesawat ini udah dibeli setahun sebelumnya. Promo, tentunya, dan mamahku yang
memesan tiketnya. Saya harus mulai belajar memesan tiket dari sekarang
sepertinya :p Di Malaysia kita ke dua kota. Ke Kuala Lumpur, lalu ke Malaka.
Kuala Lumpur merupakan kota yang sibuk, dengan banyak pusat perbelanjaan dan
tempat-tempat historis. Malaka, kota ini penuh sejarah melayu, banyak bangunan
cantik di kota ini. Sungainya pun sangat cantik, bangunan dan rumah-rumah di
sempadan sungai dilukis sehingga sangat cantik.
![]() |
| Bukit Bintang, surganya pecinta shopping |
![]() |
| Malaka, setiap sudut adalah spot foto :) |
Singapore, 2013. Kami ke Singapore lagi, Mamahku menemukan
tiket promo Air Asia yang super murah, dan jadilah kita berangkat, bersama
bapak dan kakakku. Bedanya sekarang kami punya tujuan baru, ke garden bay the
bay, Singapore City Gallery dan Singapore Art Museum. Pengalaman yang dirasakan
juga berbeda.
![]() |
| Universal Studio, semua halnya menyenangkan |
![]() |
| Singapore Botanic Garden |
Korea, 2013 merupakan puncak dari
kebahagiaan saya selama jalan-jalan. Pergi dengan travel agent akan membutuhkan
biaya yang sangat besar, jadi kita memutuskan untuk nekat berangkat sendiri.
Dengan Air Asia, kami transit dahulu di KL, sebelum melanjutkan perjalanan
selama kurang lebih ke Busan. Korea, kami mengunjungi 3 kota yaitu Busan,
Jeonju, dan Seoul. Seperti mimpi bisa menjejakkan langkah ke negara tempatnya
K-Pop tersebut, apalagi saya juga sangat suka segala hal yang berhubungan
dengan korea :p Busan, tempatnya penuh dengan pantai yang cantik dengan pesisir
pantai dikelilingi oleh coffee shop. Jeonju,
kota dengan tempat-tempat historis dari dinasti-dinasti terdahulu, mengesankan
apalagi ketika kami ke sana sedang autumn, pohonnya sangat cantik untuk dilihat
maupun difoto. Seoul, kota yang selalu hidup namun budayanya juga tetap
terjaga. Tempat perbelanjaan seperti Myeongdong, Insadong kami datangi, dan
pulang selalu dengan membawa belanjaan banyak, sampai khawatir bagasi kami
apakah akan cukup? Tempat-tempat wisata juga kami kunjungi, seperti Gwanghwamun
Palace, Namsan Tower, hingga Han River yang ada di drama-drama. Dan
tentunya saya sempatkan untuk datang dan berfoto di agensi artis K-Pop yang
berada di Gangnam :D 9 hari, bahkan kurang untuk berjalan-jalan di sana.
![]() | ||
| Gamcheon Culture Village - Busan, desa terindah yang pernah ada |
![]() | |
| Tampak Atas Jeonju Hanok Village |
| One Fine Day at Namsan Tower |
Dari jalan-jalanku selama ini, saya jadi banyak belajar. Saya, dulu sebagai mahasiswi perencanaan wilayah dan kota (Planologi) banyak belajar dari traveling ke negara tetangga. Sekarang pun setelah lulus harus banyak belajar lagi, terutama dari pengalaman-pengalaman baru. Saat ke Singapore, saya sangat terkagum dengan tata kota di sana, apalagi saya bisa berkunjung ke Singapore City Gallery yang di dalamnya ada segala hal, mulai dari maket hingga konsep-konsep perencanaan kota di sana. Pada kenyataannya guna lahan kota di Singapore sesuai dengan perencanaan. Saya juga ke KL City Gallery dan terkesan dengan perencanaan kotanya. Di Malaysia, yang paling mengesankan adalah transportasinya, terutama KL sentral. KL sentral adalah hub dari semua transportasi umum di KL, mulai dari LRT, MRT dan monorel yang juga terhubung dengan mal. Korea, perencanaannya sudah sangat maju. Sungai sudah tertata dengan baik sempadannya. Transportasi terintegrasi, dan sangat terasa kemudahannya. Kebudayaan dan pariwisatanya terjaga dengan kondisi yang sangat baik. Kalau boleh bermimpi, saya ingin menjadikan Indonesia seperti negara-negara ini, atau bahkan lebih baik
![]() |
| Singapore City Gallery, maket yang merepresentasikan negaranya |
.
![]() | ||
| Ini salah satu model yang terdapat di Kuala Lumpur City Gallery |
![]() |
| Bagaimana tidak kagum melihat Han River yang bersih dan rapihnya seperti ini |
Sekarang, saya juga mulai senang
menulis tentang travelling. Kenapa? Karena, selama ini saya mencari informasi
dari blog orang, dibanding dengan buku. Kadang yang dicari adalah hal sepele,
seperti bagaimana memesan tiket, membooking hotel, menuju tempat wisata, harga
tiket masuk tempat wisata. Meskipun sepele, tapi tentu banyak yang membutuhkan,
jadi setiap pulang, saya berusaha konsisten menulis. Tulisan lainnya bisa
dilihat di blog ini, dengan tag traveling.
Jadi, tanpa tiket promo dari Air
Asia, saya tidak bisa pergi ke luar negeri dan merasakan semua yang telah saya
rasakan. Saya banyak merasakan pengalaman baru, banyak belajar dengan
eksperimen tersebut, dan menemukan kesenangan dalam menulis serta berbagi. Air
Asia, bagi sebagian orang hanyalah maskapai penerbangan, tapi bagi saya adanya
Air Asia banyak merubah hidup saya.
Selamat Ulang Tahun ke-10 Air Asia Indonesia, tetaplah menjadi Maskapai yang memberi pelayanan yang terbaik, terimakasih atas semua tiket promonya selama ini dan semoga akan selalu ada tiket-tiket promo yang menerbangkan orang-orang ke tempat impiannya :)
Selamat Ulang Tahun ke-10 Air Asia Indonesia, tetaplah menjadi Maskapai yang memberi pelayanan yang terbaik, terimakasih atas semua tiket promonya selama ini dan semoga akan selalu ada tiket-tiket promo yang menerbangkan orang-orang ke tempat impiannya :)
Tulisan ini ditulis untuk partisipasi dalam Kompetisi Blog 10 tahun Air Asia.










Comments