Skip to main content

Perencanaan Keuangan Keluarga

Manajemen keuangan keluarga merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena berbagai alasan. Pertama, penting untuk menjaga agar hidup tetap hemat dan keuangan lebih terkontrol. Saya sudah menjelaskan di post sebelumnya mengenai frugal living mengenai hal tersebut. Kedua, agar keluarga kita dapat hidup lebih stabil. Terkadang, pendapatan tidak tentu dan pengeluaran juga. Keuangan ini perlu dikelola dengan baik untuk menjaga apabila pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Terakhir, manajemen keuangan ini perlu dilakukan untuk masa depan. Di masa depan banyak hal yang bisa terjadi. Uang dapat disimpan dari jauh hari sebelumnya ntuk beberapa hal seperti pendidikan dan pensiun yang bisa diprediksi,

Selanjutnya, saya akan menjelaskan mengenai langkah perencanaan keuangan keluarga yang saya lakukan. Bagi keluarga saya sendiri yang terdiri dari ibu dan anak, sepertinya tidak terlalu ribet. Tapi seiring berjalannya waktu, saya belajar bahwa perencanaan keuangan ini sangat penting. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat agar keuangan terencana dengan baik.

Langkah pertama adalah menentukan tujuan keuangan. Tujuan keuangan misalnya adalah untuk membeli rumah, pendidikan anak dan pensiun. Setelah tahu tujuan keuangan untuk apa, dapat dihitung pendapatan dan pengeluaran tiap bulannya. Menghitung cashflow ini dapat dibantu dengan menggunakan excel. Pendapatan tiap bulannya dapat dihitung, dan pengeluaran yang rutin dapat diperkirakan tiap bulannya. Langkah ketiga, setiap bulannya dapat dipisah pengeluaran harian dan tabungan. Hal ini dilakukan untuk mencegah gaji habis tanpa ditabung terlebih dahulu. Belum lagi terkadang ada pengeluaran yang tidak terduga. Dan terakhir, perencanaan keluarga yang saya lakukan adalah melakukan investasi yang tepat. Investasi dilakukan untuk menanamkan modal di kemudian hari. Investasi dapat dipilih berdasarkan pendapatan masing-masing. Bahkan, sekarang sudah ada investasi syariah yang bisa dipilih.

Dengan melihat uraian di atas, dapat dilihat pentingnya perencanaan keuangan keluarga. Selain itu juga kita dapat memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengelola keuangan tersebut. Yuk mulai rencanakan keuangan keluarga agar dapat lebih tenang secara finansial. Tujuan keuangan yang diimpikan juga dapat dicapai dengan pengelolaan yang tepat.

Comments

Popular posts from this blog

Aku dan perjuanganku di ITB

  Institut Teknologi Bandung merupakan kampus impian bagi banyak orang. Bagiku yang saat itu sedang SMA, masuk ITB juga merupakan hal yang aku impikan. Selain itu, ada beberapa kampus yang juga aku impikan. Mungkin karena aku masih SMA, masih remaja dan kadang labil dalam memilih tempat kuliah. Hari ini ingin kuliah farmasi, besok ingin sastra jepang, besoknya lagi ingin kuliah teknik. Pada akhirnya aku mengikuti beberapa ujian masuk kuliah di beberapa universitas untuk meningkatkan peluang masuk. Salah satu fakultas yang kuincar di ITB adalah SAPPK yang merupakan singkatna dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan. Awalnya aku ingin masuk fakultas ini karena kedua orangtuaku berprofesi sebagai arsitek dan perencana kota. Aku melihat kedua orangtuaku sebagai role model untuk pekerjaanku kelak. Namun, saat itu aku lebih tertarik menjadi arsitek karena senang melihat rumah yang bagus dari majalah-majalah milik ibuku. Dengan berbekal kerja keras mengikuti bi...

Keluarga yang lengkap

Pada lebaran kemarin, suasana terasa begitu menyenangkan. Namun di balik itu, lebaran ini adalah lebaran pertama setelah aku resmi bercerai. Rasanya tentu berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya aku masih menjalani sidang perceraian dan merasa kalut. Sekarang, rasanya lebih lega meski ada suatu hal yang hilang. Memiliki keluarga yang lengkap adalah impianku. Aku ingat saat sedang ikut training potensi diri aku harus menggambarkan impianku, dan yang kugambarkan adalah pernikahan, S2 di Belanda dan menjadi dosen. Di usia setelah lulus kuliah aku telah memimpikan hal-hal yang besar untuk hidupku. Ketiga hal tersebut aku perjuangkan meski susah payah dan harus menempuh jalan berliku. Akhirnya aku bisa S2 di Belanda, meski harus apply beasiswa berkali-kali. Sayangnya pernikahan berakhir pada tahun kelima. Aku masih bermimpi ingin menjadi dosen, dan masih meniti jalan menuju hal tersebut. Kembali lagi tentang keluarga, aku pikir aku adalah family woman, yang mengutamakan ke...

Jalan-jalan ke korea: Membuat Visa Korea Selatan (1)

Jadi aku memutuskan untuk menulis tentang perjalanan ke korea ini, honestly I'm so excited! pergi ke korea 10 hari dengan rute perjalanan Busan - Jeonju - Seoul. Aku pergi dengan mamahku, bu adjar (teman mamah) dan di Korea ada adikku yang lagi exchange selama satu tahun dan kuliah di seoul. Pemesanan tiket selesai (airasia.com), karena kami memutuskan untuk kemana-mana sendiri dan tidak memakai travel, begitu ada tiket promo ke Busan, akhirnya kami beli. Tiket pesawat ke Busan hanya 1,2 juta rupiah, ditambah bagasi dll jadi sekitar 1,5 juta rupiah. Untuk pulangnya, kami belum pesan dulu karena belum menentukan pulangnya kapan awalnya, dan belum dapat tiket promo yang murah dari seoul, dan akhirnya pas udah deket sekarang harus beli, dan dapat tiket seharga 2,5 juta rupiah belum dengan bagasi, dari Seoul. Untuk hotel kita pesen dari booking.com, di Busan di Hansung Motel Busan dan untuk di Seoul di Hongdae Uncle Seoul. Kita sengaja cari yang murmer karena ingin banyak jalan-jalan ...