Skip to main content

Posts

Memasak dan Membuat Kue bersama Ziyad

Aku punya anak berumur enam tahun, namanya Ziyad. Meski dia anak berkebutuhan khusus, aku terkadang melibatkannya dalam kegiatan rumah tangga, salah satunya memasak dan membuat kue. Aku suka memasak makanan yang sehat. Salah satunya adalah ikan dori. Selain sehat, ikan dori ini juga mudah dibuat. Karena Ziyad dapat tugas sekolah untuk memasak, akhirnya kami memasak makanan ini bersama. Dari memasak ikan dori ini, anakku belajar cara memberi tepung pada ikan. Ikan juga diberi bumbu seperti garam dan merica. Setelah itu, aku menggoreng ikan dengan minyak tipis. Ziyad juga ikut membantu membalikan ikan di wajan, meski aku masih membantunya juga. Ternyata jadinya enak sekali. Bahkan akhirnya ikan ini dibawa menjadi bekal Ziyad. Ia juga menyukainya dan memakannya sampai habis. Alhamdulilllah. Beberapa waktu lalu, akhirnya aku mengajak Ziyad untuk membuat kue bersamaku. Aku senang membuat kue dan sering melihat tutorialnya di YouTube. Sudah beberapa resep kue yang aku coba dan alhamdul...

Berkenalan dengan Batagor, makanan khas Bandung

Sudah puluhan tahun aku tinggal di kota ini. Kota Bandung tercinta, meski bukan tempatku lahir, tapi merupakan tempatku menuntut ilmu sejak SD hingga kuliah. Dari kota kenangan ini, banyak sekali makanan enak yang kuingat. Makanan dari Kota Bandung ada bermacam-macam jenisnya, mulai dari yang gurih hingga manis. Ada juga makanan berat hingga camilan yang dapat disantap. Yang paling terkenal di antaranya adalah batagor, cuanki, mie kocok, surabi dan lainnya. Dari semua jenis makanan, yang paling kusukai adalah batagor. Mari mengenal batagor lebih jauh melalui tulisan ini. Bakso tahu goreng, alias batagor adalah makanan khas Bandung yang cukup populer, dan diketahui oleh warga Bandung hingga masyarakat dari luar Bandung. Sesuai namanya, batagor adalah olahan bakso tahu yang digoreng, kemudian dilumuri dengan saus kacang dan kecap manis. Batagor jenis ini yang paling populer di Bandung, dan dijual di berbagai tempat mulai dari restaurant hingga di mang-mang yang lewat di depan rumah. ...

Mencicipi makanan Korea

Meski tidak kelihatan, aku sebenarnya suka sekali makan. Tidak sampai wisata kuliner dari kafe ke kafe, namun aku sebenarnya senang pergi ke tempat makan bersama teman. Apalagi yang selera makannya sama. Dari berbagai jenis makanan, yang paling aku sukai adalah makanan korea. Mengapa suka makanan korea? Sejak SMA, aku mulai menggemari hal-hal berbau Korea. Mulai dari musik hingga dramanya. Aku menulis mengenai drama korea di post sebelumnya. Karena sering melihat makanan Korea di drama, aku jadi tertarik dan ingin mencobanya. Dan ternyata sesuai dengan seleraku. Sampai sekarang aku malah jadi suka makanan korea. Beruntung di Indonesia, makanan korea mudah ditemukan. Mungkin karena menjamurnya budaya negara ini di sini, sehingga banyak yang ingin mencicipi makanannya. Dari semua makanan, yang paling kusukai adalah bibimbap. Bibimbap adalah sajian khas Korea yang berarti nasi campur dengan tumis daging dan aneka sayuran. Tapi yang paling kusukai adalah saus gochujangnya. Adanya s...

Menonton Drama Korea

Menjadi ibu anak satu memang cukup sibuk setiap harinya. Kadang rutinitas mengasuh anak juga terasa menjenuhkan. Untuk mengatasi kejenuhan tersebut, aku suka mencari hobi atau rutinitas yang menyenangkan. Karena waktuku dibagi untuk bekerja dan mengasuh anak, kadang hariku lumayan padat. Tapi kadang juga ada waktu senggang, misalnya saat anak sekolah atau pekerjaan sedang sedikit. Saat senggang itulah aku sering mengisi dengan hobiku, yaitu menonton drama korea. Banyak alasan mengapa aku suka drama korea. Drama korea memiliki alur cerita yang menarik, sehingga waktu sejam untuk satu episode tidak terasa. Selain itu tentu saja aktor dan aktris di drama penampilannya menarik, sehingga tidak pernah bosan untuk dilihat. Meski tidak sampai ngefans berat, tentu saja aku mempunyai beberapa aktor dan aktris yang paling aku sukai. Selain itu, genre dari drama korea juga beragam. Selain percintaan, ada juga yang genrenya fantasi, thriller hingga misteri. Dari semua genre, aku paling suka g...

Aku dan Rencana Hidupku

 Karena pekerjaanku adalah planner, aku paling suka merencanakan suatu hal. Mungkin karena pekerjaanku yang kubawa jadi kebiasaan. Secara rinci aku rencanakan rencana untuk beberapa bulan hingga lima tahun ke depan. Saking senangnya planning rencana hidup, hampir semua buku tulisku ada isinya tentang hal tersebut. Sambil menunggu anak terapi aku membawa catatan untuk memikirkan rencana beberapa bulan ke depan. Kadang aku sedang melamun di sore hari, lalu aku memikirkan hidupku di masa depan dan terpikir berbagai macam hal. Langsung aku ambil notesku dan aku tuliskan rencana tersebut, karena takutnya lupa. sumber ilustrasi: Canva Tapi belakangan ini aku sering galau karena sibuk memikirkan masa depan. Apalagi untuk hal-hal besar yang aku inginkan. Misalnya mengenai pekerjaan impianku hingga membangun rumah tangga. Rasanya kepalaku terus berpikir dan berpikir. Ingin begini dan begitu, serta sibuk memikirkan kemungkinan yang terjadi di kemudian hari. Capek juga rasanya. Kadang, ...

Masa remajaku yang penuh lika-liku

Remaja, kata orang merupakan masanya pencarian jati diri. Aku sendiri juga merasakannya. Setelah mengenyam Pendidikan SD dan SMP di sekolah Islam, akhirnya aku merasakan sekolah di SMA Negeri. Ini merupakan syarat dari orang tuaku, harus bersekolah islam dahulu baru boleh masuk sekolah negeri agar lebih memahami agama dan mungkin agar tidak salah pergaulan. Maklum, aku tinggal di kota Bandung, kota besar dengan berbagai macam orangnya. Maka perjalananku masuk SMA dimulai. Aku masuk SMA dengan niat belajar dan beraktivitas. Aktivitasku di sekolah Islam sebelumnya lebih terbatas. Hanya ada beberapa ekstrakulikuler pilihan dan satu ekstrakulikuler wajib yaitu paskibra. Karena itu, aku merasa penasaran dengan bagaimana sekolah di sekolah negeri. Saat pertama kali masuk SMA, aku hanya memiliki beberapa orang teman dari SMP yang sama. Jujur aku merasa kaget saat melihat teman-teman baru yang lebih beragam di sekolah. Dahulu temanku semuanya berkerudung, dan yang laki-laki juga cukup baik...

membeli buku second di aplikasi Carousell

Saya adalah seorang avid reader, yang memiliki antusiasme tinggi dalam membaca. Saya punya budget per bulan untuk membeli buku, karena selalu ada buku yang ingin dibeli. Dulu saya sering melipir ke toko buku yang paling terkenal di kota saya untuk sekedar melihat-lihat buku atau membeli satu dua buku yang diinginkan. Sekarang, zaman sudah berubah. Saya cenderung membeli buku melalui online karena lebih praktis dan diantar sampai rumah. Bahkan sekarang saya bisa membeli buku bekas melalui aplikasi juga. Gimana caranya ya? Bermula dari saya instal aplikasi carousel untuk menjual beberapa barang bekas saya. Saya menjual barang bekas seperti baju, skincare hingga perlengkapan anak yang tidak terpakai. Tapi belakangan ini saya sering menjual buku bekas saya, karena beberapa kali saya membeli buku yang kurang cocok, jadi saya jual saja di Carousell.  Saya sering ingin membeli buku impor karena banyak yang bagus isinya. Tapi harganya lumayan mahal dan saya belum bisa membelinya. Alhasil ...